Agomania dalam Perspektif Psikologi Islam: Telaah Konseptual Berbasis Sumber

Authors

  • Eka Wahyu Hestya Budianto Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim image/svg+xml Author

Keywords:

agomania, psikologi Islam, keramaian, psikoterapi Islam, regulasi diri

Abstract

This article examines the phenomenon of agomania—a condition in which a person experiences excessive pleasure or preoccupation with crowds or public places—within the framework of Islamic psychology through a conceptual-analytical approach. Given that the term “agomania” is not documented as a standard diagnostic category in the referenced sources of Islamic psychology or modern psychology, this study adopts a phenomenological-normative approach, grounding the analysis in available concepts including environmental psychology, Islamic psychological structures (nafs, qalb, aql, ruh), and Islamic psychopathology and psychotherapy frameworks. The review findings indicate that the phenomenon of excessive attraction to crowds can be examined through four lenses: (1) environmental psychology addressing crowding, privacy, and stimulus regulation; (2) the holistic Islamic conception of the human being as bio-psycho-socio-spiritual; (3) recovery strategies through Islamic psychotherapy, Islamic resilience, Sufi practice, reinforcement of khudi, and Islamic counseling; and (4) educational and social interventions grounded in uswah hasanah and the construction of an Islamic environment. This article affirms that the Islamic psychological approach offers a normative-integrative framework that transcends mere behavioral modification, aiming at the transformation of self-orientation toward the ideal of insan kamil.

Artikel ini mengkaji fenomena agomania—kondisi di mana seseorang merasakan kesenangan atau keasyikan berlebihan terhadap keramaian atau tempat-tempat umum—dalam kerangka psikologi Islam secara konseptual-analitis. Mengingat istilah “agomania” tidak terdokumentasi sebagai kategori diagnostik baku dalam sumber-sumber psikologi Islam maupun psikologi modern yang dirujuk, kajian ini mengambil pendekatan fenomenologis-normatif dengan menopang analisis pada konsep-konsep yang tersedia, meliputi psikologi lingkungan, struktur kejiwaan Islam (nafs, qalb, aql, ruh), serta kerangka psikopatologi dan psikoterapi Islami. Hasil telaah menunjukkan bahwa fenomena berlebihan pada keramaian dapat dibaca melalui empat lensa, yaitu: (1) psikologi lingkungan yang membahas crowding, privasi, dan regulasi stimulus; (2) konsep manusia utuh dalam Islam yang berdimensi bio-psiko-sosio-spiritual; (3) strategi pemulihan melalui psikoterapi Islam, resiliensi Islami, latihan tasawuf, penguatan khudi, dan konseling Islami; serta (4) intervensi pendidikan dan sosial berbasis uswah hasanah dan pembentukan lingkungan Islami. Artikel ini menegaskan bahwa pendekatan psikologi Islam menawarkan kerangka normatif-integratif yang melampaui sekadar modifikasi perilaku, yakni transformasi orientasi diri menuju insan kamil.

References

Abidi, A. F. (2021). Kajian literatur: Internalisasi nilai-nilai tasawuf dalam ajaran tarekat. Palapa, 9(2), 335–351. https://doi.org/10.36088/palapa.v9i2.1494

Adnan, A. (2020). Pemikiran psikologi Islam dalam implikasi pendidikan sosial. Al-Din: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan, 5(1), 62–83. https://doi.org/10.35673/ajdsk.v5i1.572

Amirudin, N. (2021). Analisis perilaku jama'ah Masjid Faqih Oesman Universitas Muhammadiyah Gresik dalam menghadapi pandemi Covid-19. Tadarus, 10(1). https://doi.org/10.30651/td.v10i1.8751

Ashari, A., & Idzhar, M. (2023). Analisis motif psikologi dan tinjauan hukum Islam pada kasus penganiayaan berat. Qonun: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan, 7(1), 60–77. https://doi.org/10.21093/qj.v7i1.6633

Daulay, N. (2015). Pandangan Islam dan psikologi terhadap transformasi perempuan. Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, 15(2), 263. https://doi.org/10.21154/al-tahrir.v15i2.266

Elements of Islamic psychology in the syllabus of modern psychology: An alternative. (2016). Global Journal Al-Thaqafah, 6(1), 75–85. https://doi.org/10.7187/gjat10520160601

HUSAINI, M. (2022). Teori-teori ekologi, psikologi dan sosiologi dalam menciptakan lingkungan pendidikan Islam. Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan, 13(1), 116–137. https://doi.org/10.62815/darululum.v13i1.81

Irawan, D. (2020). The urgency of religious education and its implications for the concept of human in the Islamic worldview. At-Ta'dib, 15(1). https://doi.org/10.21111/at-tadib.v15i1.4882

Jawi, A. A., & Soemitra, A. (2022). Studi literatur cash waqf crowdfunding di Indonesia. Human Falah: Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam, 9(1). https://doi.org/10.30829/hf.v9i1.10625

Pawitasari, E. (2015). Pendidikan khusus perempuan: Antara kesetaraan gender dan Islam. Tsaqafah, 11(2), 249. https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v11i2.268

Preface. (2020). xi–xx. https://doi.org/10.1515/9780804796385-001

Ramadanti, M., Sary, C. P., & Suarni, S. (2022). Psikologi kognitif: Suatu kajian proses mental dan pikiran manusia. Al-Din: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan, 8(1), 56–69. https://doi.org/10.30863/ajdsk.v8i1.3205

Rosdiawan, R. (2018). Fenomenologi Islamisme dan terorisme. Al-Daulah: Jurnal Hukum dan Perundangan Islam, 8(1), 194–225. https://doi.org/10.15642/ad.2018.8.1.194-225

Smith, J. L. (2016). Medievalisms of moral panic: Borrowing the past to frame fear in the present (pp. 157–172). https://doi.org/10.1515/9781782047094-014

Suud, F. M. (2018). Pendidikan kedamaian di era digital: Telaah model forgiveness dalam psikologi Islam. Fikrotuna: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam, 7(1), 694–716. https://doi.org/10.32806/jf.v7i1.3170

Wahib, A., & Sujai, S. (2024). Keterlibatan orang tua dalam pembentukan karakter religius peserta didik di SD Islam Almadina, MI Al Khoiriyyah 2 dan SDN Purwoyoso 02 Semarang. Al-Mikraj: Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584), 4(02), 1618–1635. https://doi.org/10.37680/almikraj.v4i02.5357

Wahyudi, I., Husaini, A., Hafidhuddin, D., & Suryadi, B. (2017). Model integrasi ilmu pada silabus mata kuliah psikologi kepribadian. Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 72–95. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v6i1.710

Downloads

Published

2026-01-01

Issue

Section

Articles